oleh

Tak Miliki IMB, Pagar Kumuh di Lapangan Gajah Mada Resahkan Warga

-Sumbagut-19 views

[ad_1]

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Keberadaan pagar yang menutupi lapangan Gajah Mada di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, membuat resah warga. Keresahan itu karena pagar tanpa IMB tersebut menutupi seluruh lapangan serta dikhawatirkan menjadi tempat warung remang-remang peredaran narkoba dan maksiat.

“Tidak dipagar saja lapangan tersebut rawan narkoba, apalagi dipagar,” kata Erwandi, salah satu warga yang tinggal di seputaran lapangan Gajah Mada Medan, ketika ditemui Rabu (4/11).

Diketahui, pemilik awal lahan salah satu ahli waris dari keluarga alm M Basri. Tanpa seizin Pemko Medan, pihaknya memasang pagar menutupi lapangan tersebut. Imbasnya, lokasi tersebut menjadi tempat yang mencemarkan lingkungan, seperti adanya permainan judi sabung ayam dan rawan peredaran narkoba.

“Kami benar benar resah, khawatir diduga maraknya peredaran narkoba akan membuat pengaruh pada remaja di lingkungan tersebut,” katanya.

Dikatakan, oknum tersebut kerap menjual lahan kepada banyak pihak dengan mengambil panjar dari penjualan lahan. “Dari ulahnya itu, sudah banyak korbannya,” tambahnya.

Maka itu, warga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan membongkar bangunan tersebut.

“Siapapun pemilik lahan hendaknya Pemko sesuai kewenangannya berhak menanyakan izin pagar tersebut sesuai aturan guna melindungi warga lain dan mencegah penyalahgunaan lokasi tersebut menjadi sarang narkoba dan miras”, katanya.

Lagipula, keberadaan pagar telah merusak tata keindahan kota di mana saat ini Pemko Medan tengah gencarnya memperindah tata kota. Selain itu, di lokasi tersebut sudah dibangun warung remang-remang.

Andi Mada, warga yang tinggal di seputaran lokasi tersebut lainnya, mengatakan pemilik sebenarnya tinggal di Jakarta dan jarang melihat lahan tersebut. Hal ini yang membuat oknum ahli waris merasa bebas melancarkan aksinya.

“Kita berharap aparat terkait bisa menelusuri keberadaan lahan agar tak banyak korban dibuat oknum dari ahli waris tersebut,” tambahnya. (wol/ari/rel/data3)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

[ad_2]

Sumber http://waspada.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed