oleh

Tak Mau Kalah dengan yang Muda, Nenek Daruna Ikuti Lomba Marandang di Festival Marandang Payakumbuh

Payakumbuh, kliksumatra.com — Hadir bersama anaknya Fitri, nenek Daruna (86) ikut meriahkan Lomba Marandang (membuat randang) tingkat Sumbar tahun 2019 yang dihelat pemprov Sumbar di Kota Payakumbuh.

Lomba yang bertajuk Festival ekonomi kreatif ini tampak diikuti 10 kota dan kabupaten di Sumbar, digelar selama 2 hari di Medan Nan Bapaneh objek wisata Ngalau Indah yang dibuka langsung Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno, Sabtu (23/11) bersama Pemko Payakumbuh.

Hj. Daruna adalah pemilik UKM Rendang Ratna jorong Beringin Kenagarian Pitalah kabupaten Tanah Datar.

Hajjah Daruna merupakan sosok yang mencuri perhatian para peserta dan insan pers pada perhelatan Festival Ekonomi Kreatif (FEK) 2019 dan Festival Payakumbuh Marandang 2019.

Pasalnya dari ratusan peserta yang berpartisipasi dalam acara lomba marandang, Hj. Daruna merupakan peserta paling senior.

“Saya dari Beringin Kenagarian Pitalah Kabupaten Tanah Datar, usia 86 tahun,” aku Hj. Daruna saat ditemui dilokasi lomba tersebut, Minggu (24/11).

Dikatakan Daruna, kehadiran dirinya pada gelaran FEK 2019 ini disamping membawa amanah Dan kepercayaan Dekranasda Kabupaten tersebut juga mendampingi anaknya yang juga menjadi peserta.

“Ambo ikuik lomba ko basamo anak jo cucu, jadi kami dipacayo untuak mawakili Tanah Datar (saya ikut lomba bersama anak dan cucu, kami dipercayai Pemkab Tanah Datar)” ujarnya.

“Kelemahan kito salamo ko adolah, kito pamaleh malahiaan penerus. Akhianyo tradisi asli kito mulai ilang. Itu lah sobabnyo, anak jo cucu ambo aja mambuek rondang. Rondang pucuak ubi ko baru 2 tahun kami buek. Salamo ko rondang dagiang, jantuang pisang jo rondang ubi,”ungkap Nek Daruna.

Minggu pagi itu, Daruna memang berjibaku mengikuti lomba marandang kreasi, setelah kemarin juga ikut pada cabang lomba marandang tradisi.

“Kini kami ka marandang Pucuak Ubi campua jo bada teri. Doa an yo nak, randang kami lamak rasonyo (Kami membuat rendang pucuk ubi dicampur teri. Doakan kami supaya rasanya gurih) ,” ujar Daruna berbahasa Minang.

Terkait UKM Ratna, anak dari nenek Daruna, Fitri menjelaskan bahwa UKM rendang Ratna sudah diakui secara nasional. Diterangkan Fitri, rendang Ratna sudah mengantongi HKI, label dan sertifikat.

“Insyaallah di tingkat Sumbar dan Nasional kita sudah dikenali, ” Fitri menambahkan.

Fitri anak kandung daruna
Tekad dan semangat yang ditunjukkan Hj. Daruna dengan ikut lomba marandang diusia lanjut patut diacungi jempol. Diujung usia, beliau masih kukuh berbagi ilmu marandang buat generasi muda. Semoga bisa menginspirasi kita semua. (Al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed