oleh

Fraksi Gerindra Soroti Minimnya Fasilitas Pelayanan Pasien Covid-19

-Sumbagut-11 views

[ad_1]

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan meminta Pemko Medan meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya terhadap pasien penderita Covid-19. Pasalnya menurut informasi yang mereka dapatkan, masih banyak fasilitas kesehatan yang belum layak.

Hal itu disampaikan jurubicara fraksi D Edy Eka Suranta S Meliala, pada sidang Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Medan terhadap R-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2021.

“Masih adanya prosedur yang memberatkan pasien, masih adanya permasalahan penanganan pasien penyakit menular dan lain sebagainya,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (3/11).

Lebih lanjut dikatakan Edy, permasalahan pelayanan publik di rumah sakit khususnya Kota Medan yang perlu mendapatkan perhatian yaitu tentang keterbukaan informasi data kamar, aplicare dari BPJS Kesehatan yang belum efektif, transparansi tarif pasien BPJS Kesehatan, toilet di rumah sakit yang belum sesuai dan tidak ramah disabilitas dan pelayanan rumah sakit yang belum efektif sehingga mengakibatkan antrian panjang.

“Pelayanan kepada pasien penyakit menular, unit pengelolaan pengaduan yang belum efektif dan tentang kedisiplinan dokter yang bertugas di rumah sakit. Apakah permasalahan ini sudah ada solusi dan program dari Pemerintah Kota Medan? Mohon penjelasan saudara Pjs Wali Kota Medan,” ucapnya.

Fraksi Partai Gerindra juga meminta Pemko Medan lebih serius dan optimal dalam memperhatikan mutu pendidikan di Kota Medan. Apalagi sistem pendidikan dalam jaringan (daring)/online yang perlu dicarikan solusi terbaik bagi anak sekolah di Kota Medan.

“Selain itu Pemko Medan juga diminta agar dapat membantu anak-anak sekolah yang tidak mampu mengikuti daring tersebut dikarenakan kurang mampu membeli paket dan HP android, harus ada solusi atau program bantuan Pemko Medan terkait hal tersebut misalnya kawasan internet gratis yang tetap memperhatikan protokol Covid-19, mohon tanggapan Pjs Wali Kota Medan,” lanjutnya.

Tidak hanya persoalan kesehatan (Covid-19) dan pendidikan, Farksi Partai Gerindra dalam pandangan umumnya juga menyoroti persoalan anggaran, infrastruktur, pelayanan, kriminalatis dan lainnya. (wol/mrz/d2)

Editor: Roy Bangun

[ad_2]

Sumber http://waspada.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed