Limapuluh Kota,Kliksumatra.com — Kursinya cuma 25. Yang berebut 92. Lima hari saja sejak pendaftaran dibuka, Remaja Bernegara (RBN) perdana di Kabupaten Lima Puluh Kota langsung diserbu anak muda.
Yang bikin makin menarik, pendaftarnya bukan hanya dari Lima Puluh Kota. Ada yang datang dari luar kabupaten, bahkan dari luar Sumatera Barat. Politik ternyata tidak membosankan bagi generasi muda, asal ruangnya dibuka.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lima Puluh Kota sekaligus Wakil Ketua DPRD, Alia Efendi, S.H., Datuak Bijayo Nan Mudo, menyambut hangat antusiasme itu.
“92 pendaftar dalam lima hari patut kita apresiasi. Terima kasih kepada seluruh remaja yang sudah mendaftar, termasuk yang datang dari luar daerah hingga luar provinsi. Kuota angkatan pertama memang hanya 25, tapi tingginya minat ini jadi bahan bakar bagi kami untuk terus menghadirkan Remaja Bernegara ke depan,” ujar Alia Efendi.
Bukan Sekadar Belajar Teori, Tapi Duduk di Kursi Dewan
RBN dirancang beda. Tidak sekadar duduk mendengarkan, peserta langsung praktik: simulasi menjadi anggota DPRD, latihan debat, dan berpikir kritis, sambil membangun jaringan dengan remaja dari berbagai latar belakang.
Program ini terbuka untuk siswa SMA sederajat, mahasiswa, dan remaja usia 16–19 tahun yang memenuhi persyaratan.
RBN perdana digelar Sabtu, 24 Oktober 2026, di Kantor DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota. Tempat yang biasanya jadi ruang para wakil rakyat, hari itu menjadi ruang belajar para calon pemimpin masa depan.
Harapannya jelas: remaja mengenal fungsi lembaga legislatif, memahami proses demokrasi, dan berani menyampaikan gagasan serta menyikapi persoalan publik secara kritis.
Di Balik Layar, Ada yang Berjibaku
Antusiasme sebesar ini tidak lahir tiba-tiba. Di baliknya ada panitia yang bekerja sejak hari pertama: menyusun konsep, menyiapkan materi, mengurus pendaftaran, sampai memastikan semua berjalan. Tidak semuanya terlihat, tapi semuanya terasa.
“Terima kasih untuk seluruh panitia yang sudah berjibaku dari awal. Lelah ini bukan sia-sia. Lihat hasilnya, anak-anak muda kita berebut untuk belajar. Mari kita jaga semangat ini sampai hari pelaksanaan dan seterusnya,” ujar Alia Efendi.
Ini Baru Awal
Yang 25 orang ini baru gelombang pertama. DPD NasDem Lima Puluh Kota berencana menggelar RBN secara rutin lewat angkatan-angkatan berikutnya, agar semakin banyak anak muda punya kesempatan belajar bernegara.
Karena demokrasi tidak boleh hanya jadi urusan orang dewasa. Masa depan daerah ini sedang menunggu untuk dijaga oleh generasi yang paham, peduli, dan berani.
Remaja Bernegara: Belajar Berdemokrasi, Memahami Negeri, Menyiapkan Generasi Masa Depan.







