Kodim 0306/50 Kota Laksanakan Karya Bhakti Pembangunan Huntara Di Gunuang Omeh
Limapuluh Kota, Kliksumatra.com — Dalam rangka percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Nagari Koto Tinggi ,Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota,Provinsi Sumatra Barat, Kodim 0306/50 Kota laksanakan Karya Bakti TNI pembangunan yang juga merupakan Impelementasi dari UU TNI No.3 tahun 2025.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang terlibat terdiri dari Personel Kodim 0306/50 Kota, Personel Yonif 131/BRS di pimpin Letda Ckm Dedy Ayanda dan Serta Personel Denzipur 2/PS di pimpin Serma Afrizal dan BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota di pimpin Pj.Ramadino.
Pelaksanaan pembangunan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf Silsuandi.
“Kegiatan Karya Bhakti ini difokuskan pada sejumlah pekerjaan utama,di antaranya pemasangan rangka baja ringan, pengecoran, pekerjaan cut and fill untuk penyesuaian kontur tanah, serta pendistribusian material bangunan ke lokasi Huntara,”ujar Kapten Inf Silsuandi.
Ditambahkan Kapten Inf Silsuandi, bahwa Pembangunan Huntara ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal hunian sementara yang layak bagi masyarakat terdampak bencana di Gunuang Omeh yang terdampak bencana kehilangan tempat tnggal, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.
“Melalui sinergi dan kerja sama lintas satuan, diharapkan pembangunan Huntara dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan,” tambah nya
Sementara itu kepala Jorong Aia Angek fakhrul rozi yang mewakili masyarakat setempat, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dandim 0306 Kabupaten Limapuluh Kota serta anggota yang telah membantu pembangunan Huntara.
“Kami mewakili masyarakat jorong Aia Angek,mengucapkan terima kasih kepada TNI Polri dan Dandim 0306/50 Kota, bapak Letkol Inf Ucok Namara S.I.P.pemda dan semua pihak yang telah membantu masyarakat kami dan mulai dari bencana hingga pembangunan Huntara ini,”tutup Fahkrul Rozi






