Alia Efendi Datuak Bijayo Nan Mudo Nakhodai Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota Periode 2026–2030

 

Limapuluh Kota, Kliksumatra. Com — Kabupaten Lima Puluh Kota memasuki babak baru pembinaan olahraga karate, melalui Musyawarah Cabang (Muscab) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Kabupaten Lima Puluh Kota, Alia Efendi Datuak Bijayo Nan Mudo resmi terpilih sebagai Ketua Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota masa bakti
2026–2030.

Muscab yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Gubuk Coffee Lesehan Afifah, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, pemilihan berlangsung khidmat, tertib, dan demokratis,seluruh peserta Muscab secara aklamasi memberikan mandat kepemimpinan kepada Alia Efendi untuk menakhodai Lemkari 50 Kota menuju arah yang lebih progresif dan profesional.

Ketua Panitia Muscab, Yudi Fransisko, didampingi Sekretaris Suci Permata Sari, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab mencerminkan soliditas internal Lemkari 50 Kota,Ia menilai kebersamaan antardojo menjadi kekuatan utama dalam membangun organisasi ke depan.

“Muscab diikuti oleh jajaran pengurus, Majelis Sabuk Hitam, para pelatih, serta utusan dojo Lemkari se-Kabupaten Lima Puluh Kota,”ungkap Yudi Francisco.

Adapun Dojo-Dojo yang mengikuti Muscab tersebut yang d sampaikan Yudi adalah :
1. Dojo Kodim 0306
2. Dojo Baranaga Lubuak Batingkok
3. Dojo Harimau Taeh Baruah
4. Dojo Prestasi Surya Permata Guguak VIII Koto
5. Dojo Libas 08 Koramil Akabiluru
6. Dojo AIKC Suliki
7. Dojo ASIK Team Simalanggang
8. Dojo Masjid Arrahim
9. Dojo Asal Tigo Balai
10. Dojo Sikabu-Kabu
11. Dojo Mungka
12. Dojo Aie Putiah
13. Dojo Kantor Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota
14. Dojo SDN 09 Guguak VIII Koto.

“Sementara itu, Dojo Kapur IX tercatat berhalangan hadir namun tetap menyatakan dukungan terhadap hasil Muscab dan kepengurusan baru Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota,”Pungkas Yudi.

Sementara itu Tokoh senior Lemkari 50 Kota, Masril Karanidan Indra Efendi, juga hadir dan menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh elemen Lemkari dalam menjaga kesinambungan pembinaan dan prestasi karate di daerah tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada ketua terpilih,semoga kedepan akan lahir generasi-generasi yang dapat mengharumkan nama di daerah kita dan kami juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berjuang dalam menjaga Lemkari ini,” tutupnya

Hal senada juga disampaikan oleh Lemkari Provinsi Sumatra barat Nanda Satria melalui Wakil Ketua II Dwi Yanto dan Ketua Bidang Disiplin Faisal Taru yang mengapresiasi Lemkari Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kami mengapresiasi atas perkembangannya, Lemkari Kabupaten 50 Kota secara konsisten mampu mencatatkan prestasi di tingkat daerah, wilayah, hingga nasional, sebagai bukti manajemen organisasi dan pembinaan atlet yang berjalan optimal,”katanya.

Dalam sidang pleno yang dipimpin Egon Febri selaku Ketua Harian Demisioner, dilaporkan bahwa jumlah anggota Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota per Januari 2026 mencapai sekitar 1.876 orang, mulai dari Sabuk Putih hingga Sabuk Hitam. dan termasuk para sabuk Hitam yang dulu berasal dari Dojo Khusus satuan TNI AD seperti Denzipur 2 Padang Mengatas dan Yonif 131 Braja Sakti.
Selain itu, terdapat 90 karateka Sabuk Coklat sebagai calon Sabuk Hitam pada masa yang akan datang.

Sementara itu, Alia Efendi Datuak Bijayo Nan Mudo dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk menjadikan Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai organisasi yang unggul, inklusif, dan berprestasi.

“Alhamdulillah dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kami, Insya Allah kita fokus pada pembinaan atlet berjenjang, peningkatan prestasi di berbagai level kejuaraan, serta penguatan nilai disiplin, integritas, dan sportivitas bagi generasi muda,”ujar Alia Efendi.

Ditambahkan Alia Efendi bahwa beliau tidak hanya fokus dalam prestasi tapi bagaimana Lemkari juga berperan aktif dalam kegiatan sosial.

“Lemkari tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga berperan dalam membangun karakter dan kontribusi sosial melalui olahraga karate,” tegasnya.

Dengan kepengurusan baru dan dukungan penuh dari seluruh dojo, Lemkari Kabupaten Lima Puluh Kota optimistis melangkah lebih kencang, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta memperkokoh peran karate sebagai sarana pembinaan karakter dan kebanggaan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *