Bimtek Karang Taruna se-Provinsi Sumbar Dihadiri 240 Pengurus Karang Taruna Dari Kota Payakumbuh

Payakumbuh, kliksumatra.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Bimbingan Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna Se-Sumatera Barat Tahun 2019, digelar di Hotel Royal Denai Bukittinggi selama dua hari, 17 dan 18 Oktober 2019, kegiatan ini diikuti 240 orang pengurus karang taruna kelurahan se- Kota Payakumbuh.

Spesial, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi hadir membuka acara secara resmi pada Kamis (17/10) malam bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Pemberdayaan Sosial Hestri Pratiwi, juga turut hadir Ketua Karang Taruna Provinsi Sumbar Mahdianur Musa beserta pengurus, Sekretaris Dinsos Kota Payakumbuh Wawan Sofianto, Kabid Pemberdayaan Sosial Kota Payakumbuh Ance Alfiando, Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Ade Vianora beserta pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, putra asli Luak Limopuluah yang berhasil menjadi pimpinan DPRD Sumbar itu, Supardi menyebut karang taruna merupakan organisasi sosial yang diisi oleh generasi muda yang bisa mendampingi dan melakukan advokasi kepada masyarakat sekitarnya.

“Aktifis karang taruna bergerak dalam kegiatan sosial. Karang taruna di kelurahan sangat mampu untuk menjadi senjata yang ampuh dalam proses pembangunan di kelurahan masing-masing. Tidak akan ada perubahan tanpa ada partisipasi karang taruna,” kata Supardi mantap.

Supardi mengungkapkan dirinya ingin agar kebanggaan menjadi karang taruna kembali terpatri dalam jiwa generasi muda.

Dirinya mengajak agar generasi muda mencoba menanamkan satu keyakinan, satu motivasi dan satu komitmen, perubahan yang terjadi kedepan, kita yang melakukannya, kita yang akan menyelesaikan persoalan masyarakat di wilayah kerja karang taruna.

“Karang taruna akan menjadi pahlawan kelurahannya, sosok yang diagungkan, pahlawan di kotanya masing-masing dan menjadi contoh sosok figur anak muda yang bergerak aktif sesuai dengan keinginan Bung Karno, jacket sebagai identitas karang taruna jangan sampai hanya digantung dan tergeletak dalam lemari, namun dapat menjadi sebuah bungkus kebanggaan dari rasa menjadi anggota larang taruna,” pesan Supardi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Ade Vianora mengapresiasi Pemprov Sumbar dan Supardi yang telah memberikan kesempatan emas bagi seluruh pengurus Karang Taruna kelurahan se Kota Payakumbuh untuk mendapatkan ilmu dalam bimbingan teknis ini.

“Kami dari KT Kota Payakumbuh mengucapkan terimakasih, baru saja kami mengaktifkan kembali seluruh karang taruna kelurahan, sekarang diberikan kesempatan menggali ilmu kekarang tarunaan secara massal seperti ini, luar biasa, semoga kedepannya perhatian Pemprov dan Ketua DPRD Sumbar kepada karang taruna semakin bertambah lagi,” kata Ade.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh Idris menyebut, Pemko Payakumbuh terus mendorong eksistensi tiap karang taruna secara bertingkat, mulai dari kelurahan, kecamatan, dan sampai tingkat kota. Dibuktikan aktifnya kembali seluruh karang taruna kelurahan di Kota Randang.

“Mereka akan diberikan bimbingan teknis untuk menyelaraskan kembali fungsi karang taruna di kelurahan, setelah itu kita akan padukan dengan program pemerintah sehingga keberadaan karang taruna dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengentaskan masalah sosial,” pungkasnya. (Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *