oleh

Terdampak Pandemi Covid-19, Anggota DPRD Kota Pariaman Ini Salurkan Beras 1,5 Ton ke Masyarakat

[ad_1]

Covesia.com – Semenjak pandemi Covid-19 melanda hampir semua orang merasakan dampaknya. Bantuan sekecil apapun berati bagi mereka, seperti halnya yang terjadi di Desa Sintuk, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), ratusan masyarakat antusias menjemput bantuan berupa beras dari anggota DPRD daerah tersebut, yaitu Harpen Agus Bulyandi.

“Alhamdulillah, saya bersyukur ada bantuan beras ini, bisa meringankan sedikit beban masyarakat,” sebut salah seorang warga yang mendapat bantuan beras atas nama Harmen (63), usai menerima beras bantuan tersebut pada Rabu (4/11/2020).

Lanjut Harmen, apalagi besok akan ada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Waktunya pas, sebab besok maulid nabi di sini, kaum ibu-ibu bisa membawa nasi bungkus ke masjid,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Sintuk, Taufik Hidayat saat penyaluran bantuan tersebut mengatakan, di desa yang dipimpinya itu ada 233 kepala keluarga yang pekerjaannya didominasi sebagai petani dan pembuat bata.

“Dengan profesi tersebut tentu ekonomi mereka terdampak semenjak pendemi Covid-19 melanda, sehingga bantuan yang diberikan dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup,” ungkapnya. 

Apalagi, kata Taufik semenjak pandemi melanda belum ada warga daerah itu mendapatkan bantuan seperti yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Pariaman.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Pariaman dari Fraksi Gerindra Harpen Agus Bulyandi yang akrab dipanggil Andi Cover menyebutkan, bantuan beras 1,5 ton yang diberikannya itu untuk menunaikan janjinya saat kampanye kepada masyarakat di daerah pemilihannya. 

“Janji itu adalah utang yang harus ditepati, sebab itu bersangkutan dengan dua hal yaitu hubungan kita dengan Allah dan manusia,” ucapnya.

Andi mengatakan, selain untuk menepati janji, tujuan utama bantuan yang disalurkan dirinya yaitu untuk meringankan beban semua warga akibat pendemi Covid-19.

“Dana bantuan yang diberikan dirinya tersebut diambil dari gajinya sebagai anggota DRPD Kota Pariaman,” jelasnya. 

Dalam penyaluran bantuan pun pihaknya mengutamakan menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, membagikan dengan dusun untuk mengurangi kerumunan, bahkan diantarkan ke rumah-rumah warga.

Ia menyebutkan bantuan yang diberikan menyesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat setempat sehingga dari 14 desa yang telah diberikan jenis bantuan sembako yang diberikan berbeda-beda.

“Jadi ada beras, ada juga minyak, dan ada uang,” tambahnya.



[ad_2]

Sumber : https://www.covesia.com/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed