Tengku Zul Siap Mati Boikot Produk Prancis Bela Nabi Muhammad

[ad_1]

Rabu, 04 November 2020 | 10:25 WIB

Tengku Zulkarnain menjawab tuduhan sebagai ustaz abal-abal. (Instagram/tengkuzulkarnain)

Tengku Zulkarnain menjawab tuduhan sebagai ustaz abal-abal. (Instagram/tengkuzulkarnain)


Klikbabel. com –  Ulama sekaligus pegiat media sosial, Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul siap mati untuk bela Nabi Muhammad yang dihina Presiden Prancis Emanuel Macron. Bahkan Tengku Zul akan boikot semua produk Prancis.

Termasuk sekalipun makanan pokok, jika dari sana satu-satunya berasal.

“Kalau misalnya beras itu satu-satunya cuma diimpor dari Prancis, tidak ada negara lain kecuali dari Prancis, orang Islam Indonesia untuk menyetop penghinaan kepada nabinya berhenti makan beras. Kita makan tiwul, makan singkong, demi apa, supaya Prancis tahu sikap kita tidak senang atas penghinaan nabi kita,” kata Tengku Zul di Apa Kabar Indonesia Petang, Selasa (3/11/2020).

Tengku Zul pun rela mati untuk jaga kehormatan Islam, Nabi Muhammad dan Al Quran.

“Dan kita rela mati demi menjaga kehormatan agama kita, nabi kita Quran kita, Allah kita, itu sinyal penting diberikan,” kata dia.

Soal seberapa besar dampaknya, Tengku Zul mengaku tidak peduli. Sebab, kata dia, yang dilihat Allah adalah pengorbanan kita, bagaimana membela nabi kita, membela agama kita.

“Ketika nabi Ibrahim dibakar oleh Namrud, itu seekor burung kecil membawa air memadamkan api sebesar gunung, airnya belum jatuh ke api, sudah jadi uap. Kawan-kawn si burung bilang, enggak ada gunanya kamu memadamkan api itu, dengan paruh mu yang kecilm bawa setetes,” katanya bercerita.

Tapi, lanjutnya, burung itu mengatakan tidak peduli, yang penting apa yang bisa dia pakai dilakukan. Semua, buat bela kehormatan nabinya.

“Dan itu yang membuat burung itu terhormat di dunia, dan akhirat. Diharamkan dimakan burung itu dalam Islam, untuk menghormati pengorbanan sang burung itu.”

Mengorbankan sesuatu untuk Nabi, ditegaskan Tengku Zul, apalagi jika dikaitkan dengan sikap Prancis, dianggap memang diperlukan. Sebab sikap itu menunjukkan bagaimana umat menyelamatkan harga diri muslim.


loading…


Penulis  :
Editor    : Kenni
Sumber : Suara.com



[ad_2]

Sumber : https://klikbabel.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar