oleh

Itu Pembunuhan Karakter Terhadap Klien Kami! – SUMEKS.CO

-Padang-13 views

[ad_1]

Sumeks.co,- Sebanyak enam orang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang disinyalir dilakukan oleh terdakwa Merliansyah (35) Warga Perum Continen Regency Kelurahan Sukarami Palembangyang merupakan suami dari korban sekaligus pelapor bernama Ghitta Shitta Pramsyah (33).

Keenam saksi tersebut dihadirkan langsung didalam ruang sidang yang digelar Rabu (04/11) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Indra Susanto SH dihadapan majelis hakim diketuai Abu Hanifah SH MH.

Adapun salah satu saksi korban yang merupakan istri terdakwa yakni Ghitta Shitta Pramasyah, mengungkapkan kronologi perkara yang dialaminya bermula pada Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 17.30 WiB, saat itu terdakwa Merliansyah mulanya  sedang video call (VC) dengan keluarganya, usai VC dengan keluarga tiba-tiba Ghitta mendengar Merliansyah diduga VC dengan seorang perempuan lain yang pada saat kejadian dirinya sedang berada di kamar anak- anaknya.

“Kala itu Merliansyah sedang video call dengan keluarganya namun tidak lama berselang tiba-tiba saya mendengar dia (terdakwa-red) sedang video call dengan perempuan lain, seketika saya angsung keluar kamar dan melihat ke CCTV rumah dan langsung melihat dari balik pintu, terdakwa sedang asyik VC dengan seorang perempuan lain, pertengkaran langsung terjadi pak hakim,” ungkap Ghitta.

Kemudian, Ghitta kembali menjelaskan kepada majelis hakim sebelum akhirnya bertengkar hebat yang berujung dengan KDRT dirinya sempat mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dan cacian serta hinaan dari Merliansyah yang saat ini dilakukan penahanan oleh Kejari Palembang. Hal yang sama diungkapkan oleh saksi-saksi lainnya yang mengatakan bahwa terdakwa melakukan penganiayaan.

“Saya menganggap keterangan saksi yang dihadirkan dibuat seolah-olah adalah memang terdakwa selaku klien kami melakuka pengniayaan, namun didalam persidangan hal itu tidak bisa dibuktikan oleh saksi-saksi”. Ungkap Supendi SH MH selaku kuasa hukum terdakwa ditemui usai sidang.

Menurutnya, kalau memang ada bukti silahkan ditunjukkan CCTV nya dan apakah terdakwa ini pelakunya.

“Jika belum tentu dia pelakunya ini hanya keterangan sepihak saja, jadi jelas ini pembunuhan karakter terhadap terdakwa karna dia yang merupakan seorang notaris,” Tegas Supendi.

Hal yang sama diungkapkan terdakwa yang turut dihadirkan didalam persidangan membatah keras terhadap semua keterangan saksi-saksi termasuk keterangan istri terdakwa yang mengatakan telah melakukan penganiayaan.

“Seperti yang kita saksikan dipersidangan tadi saya membantah semua keterangan itu, tadi juga melalui kuasa hukum agar pada sidang selanjutnya meminta majelis hakim untuk memperlihatkan bukti rekaman CCTV yang menyatakan bahwasanya saya telah melakukan perbuatan tersebut, biar jelas semuanya”. Terang terdakwa.

Selain itu terdakwa juga mengatakan terhadap kasus ini, dirinya juga telah melayangkan laporan balik Ghitta ke Polrestabes Palembang yang saat ini sudah menjadi tersangka.

“Namun terhadap laporan itu kenapa belum ada tahap dua jadi saya mohon kepada penyidik dan jaksa untuk segera diproses agar berimbang perlakuannya kepada saya,”. Tandasnya.

Sementara itu Hj Nurmala, SH. MH, selaku kuasa hukum Ghitta menjelaskan, bahwa dari keterangan saksi dan bukti visum sudah jelas bahwa terdakwa bersalah.

“Dari keterangan saksi dan bukti visum sudah jelas bahwa terdakwa bersalah, namun kita kembalikan ke majelis hakim saat ini sidang masih berjalan nanti kita lihat lagi fakta – fakta persidangan,” singkat Nurmala.

Setelah mendengar keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU, majelis hakim kembali menunda sidang dan akan dilanjutkan kembali pada sidang Rabu pekan depan dengan agenda JPU menghadirkan saksi ahli. (Fly)



[ad_2]

Sumber https://sumeks.co/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed