oleh

Selamat untuk Rakyat AS – SUMEKS.CO

-Padang-9 views

[ad_1]

SUMEKS.CO- JAKARTA– Pemilu Amerika Serikat akan berakhir pada hari Selasa (3/11/2020) waktu setempat. Akan tetapi, proses ini hanya sebagai penanda bahwa Pilpres Amerika memasuki tahap akhir.

Dalam tahap akhir ini Komisi Pemilihan Umum Amerika akan mulai menghitung berbagai suara yang disalurkan masyarakat negeri paman sam.

Surat suara juga akan diterima secara bertahap oleh panitia di masing-masing negara bagian. Tenggat waktu paling awal adalah 6 November di Kansas, Kentucky, Massachusetts, North Carolina, Pennsylvania, dan Virginia. Tenggat waktu terakhir penerimaan surat suara adalah di California pada 20 November.

Pada Senin (14/12/2020) anggota Dewan Elektoral atau Electoral College akan memberikan suara mereka untuk memilih presiden.

Di sistem pilpres AS, pemenang di tiap popular vote (suara publik) berhak mendapat suara elektoral di negara bagian tersebut. Capres butuh minimal 270 suara elektoral untuk memenangkan kursi kepresidenan.

Senator DPD RI, Prof Jimly Asshiddiqie ikut memantau pelaksanaan Pilpres AS. Dia mengatakan, tingkat partisipasi warga AS untuk menyalurkan hak suaranya sangat tinggi.

“Hari ini 3 November 2020, rakyat AS telah menentukan pasangan capres/cawapres pilihan mereka dengan tingkat partisipasi mencapai 65% dari total pemilih yang berhak,” kata Jimly di akun Twitternya, Selasa (3/11/2020).

Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) itupun memberikan selamat kepada rakyat AS.

“Ini menurut Prof. Michael McDonald (Universitas of Florida) angka partisipasi tertinggi sejak 1908. Selamat untuk rakyat Amerika Serikat,” ucapnya.

Diketahui, Pilpres AS hanya diikuti dua pasangan calon. Donald Trump sebagai petahana dan Joe Biden sebagai penantang.

Donald Trump adalah jagoan dari Partai Republik. Sebelum menjadi presiden AS ke-45, ia adalah pengusaha real estate dan mantan bintang acara TV. Dalam Pilpres kali ini, Trump tetap menggandeng Mike Pence sebagai wakilnya.

Sementara Joe Biden calon yang diusung dari Partai Demokrat. Sebelum mencalonkan diri sebagai presiden, Biden adalah wakil presiden dua periode yang mendampingi Barack Obama. Kali ini, ia menggandeng wanita kulit berwarna Kamala Harris sebagai wakilnya. (msn/fajar)



[ad_2]

Sumber https://sumeks.co/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed