Musrembang Nagari SITAPA : Pemerintah Nagari Tj.Haro Sikabu-Kabu Pd.Panjang Dorong NCH Menjadi Lokus Kolaborasi Lintas OPD Kabupaten Limapuluh Kota

 

Limapuluh Kota, Kliksumatra. Com — Akhir tahun 2025 lalu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memilih nagari Tj Haro Sikabu-kabu Pd Panjang sebagai salah satu nagari yang menjadi lokus program prioritas provinsi, yaitu NCH (Nagari Creativ Hub). Program ini digadang-gadang sebagai motor penggerak ekonomi baru berbasis nagari.

Program ini dibayangkan sebagai pendorong kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan masyarakat di tingkat nagari dan desa. NCH tidak lain adalah program yang bertujuan membangun ekosistem ekonomi kreatif di tingkat nagari melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, pengembangan inovasi, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.

Guna tersiarnya dan terpahaminya program unggulan ini dengan baik, pada Juni lalu, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa mengadakan sosialisasi di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota.

Pada momentum itu, Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha menyambut baik program ini. Menurut Ahlul Badrito Resha, program ini akan menjadi wadah baru yang bertujuan membangun pusat inovasi, kolaborasi, dan pengembangan usaha kreatif di tingkat nagari.

“Program inovasi ini sangat positif guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat dengan berbasis nagari, digitalisasi dan potensi lokal,” ucapnya.

Ahlul Badrito juga menekankan bahwa Nagari Creative Hub (NCH) bukan program seremonial belaka, bukan juga program aktifitas administrasi kelembagaan tapi program yang dirancang sebagai ruang kolaborasi pembangunan masyarakat dan wadah penguatan sumber daya manusia, kreativitas, digitalisasi dan potensi lokal.

“Dengan lokus Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang Kecamatan Luak, momen ini harus bisa memberikan dampak dengan tumbuhnya aktivitas dan meningkatnya ekonomi masyarakat setempat”, tambah Ahlul Badrito Resha

Sementara itu, Wali Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang didampingi ketua Bamus menompangkan harapan besar terhadap program ini.

“Yang ingin kita bangun bukan sekadar tempat berkumpul atau ruang kreatif semata. NCH harus menjadi sistem yang mampu membaca potensi masyarakat, menemukan persoalannya, kemudian menghubungkannya dengan program pemerintah yang tepat,” ucap Nofrizal.

Dari Data Nagari Menuju Intervensi Kabupaten
Salah satu kekuatan NCH Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang adalah tersedianya basis data potensi nagari. Data tersebut menjadi dasar untuk melihat siapa pelakunya, apa yang mereka kerjakan, apa persoalan yang dihadapi, serta dukungan apa yang diperlukan untuk mengembangkan usaha maupun aktivitas mereka.

“Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Nagari berencana menyusun Matriks Kolaborasi dan Intervensi Program NCH Sitapa yang akan menjadi bahan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam rancangan tersebut, setiap perangkat daerah dapat mengambil peran berdasarkan bidangnya masing-masing,” Pungkas Nofrizal

Pengembangan UMKM, kuliner, kriya dan fashion dapat dikolaborasikan dengan perangkat daerah yang menangani koperasi, usaha kecil, perdagangan dan perindustrian. Sementara potensi pertanian, produk pangan dan komoditas unggulan nagari dapat dihubungkan dengan perangkat daerah yang menangani tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. Pada sektor seni dan budaya, NCH Sitapa membuka ruang bagi penguatan komunitas seni, regenerasi pelaku budaya, produksi karya, dokumentasi dan kegiatan kebudayaan melalui perangkat daerah yang membidangi pendidikan dan kebudayaan.

Sementara itu, pengembangan event, atraksi wisata, kepemudaan dan olahraga dapat dikolaborasikan dengan sektor pariwisata, pemuda dan olahraga. Kebutuhan ruang publik dan infrastruktur pendukung NCH juga dapat dikomunikasikan dengan perangkat daerah yang menangani pekerjaan umum dan penataan ruang. Adapun aspek digitalisasi, internet, publikasi dan pengelolaan informasi dapat dikembangkan melalui sektor komunikasi dan informatika.

NCH Bukan Program Satu Dinas
Ilda Subul Huriati, S.AP., M.Si Camat Luak selalu menunjukkan emosi yang positif jika sudah berbica NCH ini. Menurutnya, penetapan Nagari Tj Haro Sikabu-Kabu Pd Panjang sebagai salah satu lokus NCH (Nagari Creative Hub) merupakan kehormatan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis nagari.

Namun, Buk Ing (nama top) peluang ini tidak boleh berhenti pada penetapan dan seremonial. Dukungan nyata dari Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kabupaten sangat dibutuhkan, terutama dalam penguatan ekosistem kreatif, peningkatan kapasitas SDM, pendampingan pelaku usaha, serta penyediaan infrastruktur pendukung.

“Potensi anak muda dan keunggulan lokal di Tj Haro Sikabu-Kabu Pd Panjang perlu didampingi secara terarah dan berkelanjutan. Karena itu, kami berharap OPD terkait dapat segera berkolaborasi dan menerjemahkan program NCH menjadi aksi nyata di nagari. Antusiasme masyarakat dan pemerintah nagari perlu dijawab dengan dukungan birokrasi yang cepat dan konkret. Ini adalah kerja bersama, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar NCH benar-benar memberi dampak bagi nagari dan kemajuan Lima Puluh Kota,” tutupnya dengan dada yang agak sesak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *