Madina Fc Keluar Sebagai Juara Piala Dandim 0306/50 Kota

Payakumbuh, kliksumatra.com
Lapangan Kapten Tantawi, Taman Batang Agam, Sei Pinago, benar-benar meledak! Ribuan penonton memadati tribun hingga pinggir lapangan menyaksikan laga final paling bergengsi dalam sejarah sepak bola Payakumbuh.

Madina FC akhirnya keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Tigo Kayo Cup I 2026 memperebutkan Piala Dandim 0306/50 Kota, setelah menundukkan Three Boys FC Sijunjung dengan skor tipis namun dramatis 1-0, Rabu (4/11/2026).

Gol tunggal penentu kemenangan itu menjadi penutup sempurna dari sebuah turnamen yang disebut-sebut sebagai yang paling bergengsi sejak berdirinya Lapangan Tantawi.

Tidak main-main, turnamen yang digagas langsung oleh Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Nofiardi Nata, ini diikuti 16 klub terbaik dari tiga provinsi: Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
Lapangan Tantawi berubah menjadi panggung para bintang. Sejumlah pemain dari klub besar seperti Semen Padang dan PSPS Pekanbaru ikut berlaga, membuat kualitas pertandingan setara dengan kompetisi profesional.

Atmosfernya luar biasa. Sorak-sorai penonton, tensi pertandingan yang tinggi, dan sportivitas yang terjaga membuat turnamen ini menjadi tontonan rakyat yang sesungguhnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah yang sangat fantastis:

​Juara 1 Madina FC: Trophy + Rp 30 Juta

​Juara 2 Three Boys FC: Trophy + Rp 20 Juta

​Pemain Terbaik Aleanul (Madina FC): Rp 2,5 Juta

​Wasit Terbaik: Rp 2,5 Juta

Keberhasilan turnamen ini tidak lepas dari tangan dingin dan jiwa kepemimpinan Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Nofiardi Nata.

Di tengah kesibukannya menjaga keamanan wilayah, beliau tetap hadir langsung, memimpin, dan memastikan turnamen berjalan sukses dari awal hingga final. Beliau tidak hanya hadir sebagai pejabat, tetapi hadir sebagai bapak, pembina, dan sahabat bagi para pemain dan masyarakat.

“Turnamen ini merupakan sarana untuk mengembangkan dan mempopulerkan olahraga sepak bola di kalangan masyarakat, menumbuhkan semangat sportivitas, serta mempererat persatuan antara atlet dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi tim-tim terbaik dari wilayah Sumbar, Riau, dan Jambi untuk berkompetisi dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” ujar Dandim Letkol Inf Adi Nofiardi dengan penuh wibawa di Lapangan Kapten Tantawi.

Dalam momen yang penuh haru, Dandim langsung menyerahkan piala juara kepada Madina FC. Sementara Piala Runner Up diserahkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa.

Di akhir acara, Dandim memberikan pesan yang membuat seluruh stadion terdiam dan bertepuk tangan “Selamat kepada klub yang berhasil meraih kemenangan. Bagi klub yang belum berkesempatan menjadi juara, jangan berkecil hati dan tetap semangat. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi kebersamaan, sportivitas, perjuangan, dan pengalaman yang didapatkan jauh lebih berharga. Jadikan hasil pertandingan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Sampai bertemu di pertandingan berikutnya. Tetap junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” papar Dandim.

Pesan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Dandim Letkol Inf Adi Nofiardi bukan hanya seorang pemimpin militer yang tegas, tetapi juga seorang pemimpin yang humanis, merakyat, dan sangat peduli pada pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81. Dan melalui turnamen ini, Dandim 0306/50 Kota berhasil membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir di tengah-tengah rakyat, membina, mengayomi, dan menyatukan masyarakat melalui olahraga.

Tigo Kayo Cup I 2026 bukan sekadar turnamen, tetapi menjadi warisan dan bukti kepemimpinan Letkol Inf Adi Nofiardi Nata yang akan selalu dikenang masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

– Hen Ciu-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *