oleh

Tingkatkan Kinerja Organisasi, Gubsu Lantik Tiga Pejabat Eselon II

-Sumbagut-18 views

[ad_1]

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemprovsu, Selasa (3/11). Perubahan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi yang mendapat pimpinan baru dan Pemprovsu pada umumnya.

Ketiga pejabat yang dilantik adalah Muhammad Armand Effendy Pohan sebagai Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu yang sebelumnya Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumut Nomor 821.22/2676/2020 tanggal 6 Oktober 2020.

Lalu, Baharuddin Siagian menjadi Kadis Tenaga Kerja Sumut sebelumnya Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora). Terakhir, Safruddin menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sebelumnya Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa. Ini tertuang pada SK Gubernur Nomor 821.22/2673/2020 tanggal 5 Oktober 2020.

Bukan hanya evaluasi dari Pemprovsu, keputusan ini juga mengacu kepada Surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) No B-2885/KASN/09/2020 tanggal 29 September 2020 perihal mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama dan No B-207/KASN/10/2020 tanggal 5 Oktober 2020 perihal rekomendasi mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama.

“Kita melakukan ini salah satunya untuk penyegaran, dengan harapan adanya peningkatan kinerja dari masing-masing organisasi. Kita telah mengevaluasi dan mempertimbangkan dengan matang menempatkan pejabat-pejabat kita di posisi baru,” kata Edy.

Gubsu menambahkan posisi baru yang diduduki tiga pejabat ini merupakan posisi krusial, sehingga dibutuhkan orang yang memiliki kemampuan khusus. Edy berharap Effendy Pohan mampu menyelesaikan masalah perizinan, terutama pertambangan dan izin usaha di Danau Toba.

“Misalnya perizinan, ke depan ini adalah matanya Sumatera Utara, jadi izin-izin semakin ketat. Kita bisa lihat begitu banyak tambang liar. Di Danau Toba saja yang merupakan destinasi pariwisata, banyak galian-galian yang dilakukan orang-orang tidak bertanggung jawab. Belum lagi tambang liar. Inilah salah satu PR beliau nantinya,” kata Edy.

Untuk Baharuddin Siagian yang menjabat Kadispora selama enam tahun, Edy merasa perlu adanya penyegaran. Baharuddin ditempatkan di Dinas Tenaga Kerja dan diharapkan mampu mewujudkan visi Gubsu membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Kepada Safruddin, Gubsu berharap hubungan Pemprovsu dengan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan lainnya terjalin dengan baik. Walau menduduki posisi baru, ketiga pejabat masih menjadi Pelaksana Tugas (Plt) di organisasi sebelumnya.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

[ad_2]

Sumber http://waspada.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed